Berencana Program Bayi Tabung? Ketahui 5 Fakta Ini

Bisa memiliki anak merupakan impian setiap orang yang sudah berumahtangga. Anda akan berusaha sekeras mungkin untuk bisa hamil dan melahirkan bayi. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan merencanakan program bayi tabung. Sebelum melakukan bayi tabung, Anda perlu mengetahui 5 fakta ini.

  • Solusi Kesuburan

Merencanakan bayi tabung merupakan langkah yang tepat bagi Anda yang memiliki permasalahan dalam kesuburan. Permasalahan saluran tuba fallopi, gangguan ovulasi, penurunan jumlah sperma, dan adanya kelainan genetik dapat teratasi dan persentase pencapaian lebih dari 70%.

  • Memberikan Efek Samping

Dalam beberapa kasus ketika merangsang produksi telur, mempersiapkan embrio, melakukan inseminasi akan memberikan efek samping. Anda yang akan menjadi ibu merasakan efek samping setelah embrio dipindahkan yaitu mengeluarkan cairan dari vagina.

Anda juga bisa mengalami nyeri di payudara, dan mengalami keram ringan pada bagian perut atau sembelit. Jika sudah sampai terjadi pendarahan vagina yang parah, demam dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius maka Anda wajib melakukan konsultasi kembali.

  • Efek Obat Kesuburan

Proses yang pertama kali dilakukan untuk perencanaan bayi tabung adalah pemberian obat kesuburan untuk Anda dan suami. Efek obat kesuburan ini akan terasa yaitu sakit kepala, sakit di bagian perut, dan perubahan mood yang tiba-tiba.

Efek dari obat ini akan memiliki risiko terjadinya kelahiran prematur dengan berat badan bayi lahir rendah. Risiko keguguran juga dapat terjadi sehingga Anda harus sangat hati-hati dalam menjaga embrio yang ada agar dapat menjadi janin. Terlebih ketika program ini Anda jalankan dalam usia yang sudah lanjut.

  • Butuh Komitmen Finansial dan Emosional    

Anda tentu sudah mengetahui berapa biaya yang akan dikeluarkan dari perencanaan bayi tabung ini. Persiapan Anda membutuhkan komitmen yang kuat dalam finansial dan emosional. Dari presentase keberhasilan 75% masih ada kemungkinan untuk gagal maka Anda harus bersiap jika mengalami risiko buruk. Kendalikan emosional Anda jangan sampai mengalami stress berat.

Biaya yang dibutuhkan dalam pengadaan bayi tabung mulai dari Rp40.000.000,00 dan lebih besar dari itu. Program ini juga tidak dapat menggunakan asuransi yang Anda miliki sehingga benar-benar harus siap dalam finansial.

  • Bisa Menggunakan Donor

Ketika Anda dan suami tidak memiliki kemampuan secara kesuburan untuk melakukannya bersama maka bisa menggunakan donor. Anda bisa mendapatkan donor sperma, sel telur, dan embrio. Semua ini akan lebih dahulu melewati berbagai tes dan juga kesepakatan hitam di atas putih yang membutuhkan proses.

Ketika Anda sudah melakukan proses bayi tabung ini maka Anda harus mulai menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan nutrisi. Asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh juga berguna untuk membentuk kelenjar susu pada payudara untuk menghasilkan ASI. Anda bisa memberikan susu bayi nantinya jika ASI tidak keluar dengan membeli susu formula berkualitas di orami.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *